,
Senin, 13 Agustus 2018 - 08:13:02 WIB
Lomba Kue Tradisional Dalam Rangka Hari Jadi Kab. Banjar Ke 68
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita - Dibaca: 301 kali

Martapura - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar perlombaan pembuatan kue tradisional khas Banjar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banjar yang ke 68 dan HUT RI ke 73 Tahun 2018. Kue tradisional biasanya dibuat dengan bahan-bahan dasar yang tersedia melimpah yang dihasilkan dari Bumi Kabupaten Banjar, seperti tepung beras, tepung tapioka, tepung ketan, tepung sagu dan santan kelapa, sehingga akrab dengan selera lidah kita sejak kecil. Inilah salah satu faktor pesona dan daya tarik kue tradisional sehingga sampai sekarang masih sangat diminati oleh berbagai kalangan di tengah-tengah serbuan kue ala modern.

Acara Lomba Kue Tradisional Khas Banjar dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Banjar Ke-68 Sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-73 tahun 2018.

Acara Dihadiri Oleh Bupati, Sekretaris daerah Kabupaten Banjar, Asisten II, Asisten III , Staf ahli, Ketua TP PKK, Anggota PKK ( Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Lingkup Kabupaten Banjar dan Beberapa kepala Dinas lingkup Kabupaten Banjar.

Acara dilaksanakan pada hari Selasa 07 Agustus 2018, Acara pembukaan dimulai dari Sambutan Bupati Kabupaten Banjar Sekaligus membuka Acara Lomba Kue Tradisional Khas Banjar dan lomba B2sm yang Diikuti Seluruh SKPD dan Kecamatan Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar.

Bisnis kue tradisional sangat menguntungkan dan menjanjikan prospek yang sangat cerah. kue tradisional memiliki penggemar yang sangat banyak namun kondisinya yang susah di cari membuat beberapa orang akhirnya mengeluh bahwa kue tradisional menjadi langka.

Yuana Karta Abidin, S.STP, Kabid Kebudayaan mengapresiasi keikutsertaan kaum wanita dalam lomba pembuatan kue tradisional. “Kami akan bantu promosikan kue tradisional yang ada di Kabupaten Banjar namun kaum wanita juga harus siap mengolah dan membuat kue tradisional. Kue tradisional sangat sehat karena terbuat dari bahan-bahan alami dan tanpa pengawet. Lomba ini juga sebagai salah satu bentuk upaya Pemkab Banjar menjaga keberadaan kue tradisional khas orang Banjar. Saya mendorong agar kita membudayakan mengkonsumsi kue tradisional karena sehat dan murah” tutup Yuana.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara Pertama Disduk Capil, Juara Kedua Sekretariat Daerah, Juara Ketiga PD. Baramarta, Harapan I Dinas Perhubungan, Harapan II Dinas Perindag, Harapan III Disbudpar dan Juara Favorit Disduk Capil.



0 Komentar :


Copyright © 2012 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar.