,
Jumat, 18 Mei 2018 - 07:37:27 WIB
Pasar Wadai Untuk Melestarikan Kuliner Khas Kabupaten Banjar
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita - Dibaca: 265 kali

Martapura – Pasar Wadai Ramadhan 1439 H ini diharapkan dapat menampilkan makanan asli Kalsel khususnya Kabupaten Banjar, yang saat ini keberadaannya jarang terlihat, selain saat moment bulan Ramadhan. Dengan tampilnya makanan khas tersebut, maka keberadaan pasar tersebut, selain untuk menghidangkan makanan untuk berbuka puasa, juga bisa ikut melestarikan kasanah kuliner khas Kabupaten Banjar.

Demikian harapan yang disampaikan Bupati Banjar H. Khalilurrahman dalam sambutannya, dalam kegiatan pembukaan Pasar Wadai Ramadhan di Alun - alun Ratu Zalecha Martapura, Kamis (17/05). Mengingat kegiatan Pasar Wadai Ramadhan telah menjadi event tahunan yang diperuntukan sebagai kawasan penyedia hidangan berbuka bagi masyarakat. Manajemen pengelolaannya hendaknya dapat lebih ditingkatkan sehingga keberadaan pasar tersebut ke depannya bisa menjadi salah satu destinasi wisata. “Melalui kegiatan ini kita bisa menikmati makanan tempo dulu. Karena itu, pengelolaan pasar wadai ini perlu ditingkatkan lagi, sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang dapat menarik minat wisatawan berkunjung,” katanya. 

Kepala Disbudpar Haris Rifani, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Pasar wadai Ramadan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakan syiar Islam di bulan suci penuh berkah ini. 

Selain itu, lanjut Haris, kegiatan pasar tersebut juga telah menjadi event tahunan. “Tahun ini pasar wadai Ramadan dilaksanakan di tempat yang sama seperti tahun lalu. Untuk mewujudkan nilai estetika dilokasi berjualan, maka pihak panitia telah mendirikan tenda untuk pedagang kuliner, sebanyak 45 unit meja sudah disiapkan secara gratis untuk para pedagang,"Untuk memastikan keamanan makanan, kami telah menggelar sosialisasi untuk para pedagang mengenai kebersihan dan kesehatan makanan," ujarnya. Bukan hanya itu, dia mengungkapkan, Dinas Kesehatan Banjar juga akan mengawal makanan yang dijual oleh pedagang. "Jadi keamanan makanan terus dijaga," jelasnya. 

Diharapkan, tuturnya, keberadaan Pasar Wadai Ramadan ini dapat dijadikan obyek wisata yang dapat menarik minta para wisatawan lokal maupun internasional untuk berkunjung ke Kabupaten Banjar. “Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada para pedagang, pengunjung pasar ini untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan selama pelaksanaan kegiatan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir, Ketua DPRD Kab. Banjar, Kapolre Banjar, Dandim 1006, para asisten, para kepala dinas, para camat dan lurah se Kabupaten Banjar, serta Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Raudatul Wardiyah berserta jajarannya. 



0 Komentar :


Copyright © 2012 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar.